Batasi Kewenanganmu Jangan Melampaui Kewenangan Tuhan
Manusia sering kali lupa akan batas kewenangan dirinya. Ada yang begitu mudahnya menghakimi orang lain, seolah-olah ia memiliki mandat langsung dari Allah untuk menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Padahal, Allah adalah Hakim yang sebenar-benarnya, dan tidak ada satu pun manusia yang berhak mengambil alih peran tersebut. Kesalahan seorang hamba dalam hubungannya dengan Allah seperti kelalaian ibadah atau dosa pribadi adalah urusan hamba itu dengan Rabb-nya. Kita tidak punya hak untuk memaafkan, karena memaafkan hanyalah hak Allah. Kita pun tidak berhak membenci pribadinya apalagi mencacinya. Yang kita miliki hanyalah kewajiban untuk tidak setuju dengan perbuatannya dan, bila mungkin, mengingatkan dengan cara baik-baik . Allah berfirman: ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَـٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang ...