Ciri Khas Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah
Secara garis besar Ahlussunnah Wal Jamaah selalu berpegang teguh pada ajaran Rasulullah dan tiga kurun waktu generasi emas sesudahnya yaitu para sahabat, tabi’in, dan tabi’it tabi’in (Ulama Salaf). Dalam ilmu teologi merujuk kepada Abu Hasan Asy'ari abu Mansur Al maturidi, sedangkan dalam disiplin ilmu fiqih mengikuti salah satu dari madzhab empat yaitu Mazhab Syafi'I, Maliki, Hanafi, dan Hambali. Dalam bidang tasawuf berpedoman kepada ajaran Imam Al Ghazali dan Imam Junaid Al Baghdadi. Yang harus digaris bawahi bahwasannya para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah (aswaja) mengedepankan sikap tawassuth (moderat), seimbang, I'tidal (tegak lurus), dan Tasyamuh (toleran). Apabila menemui seseorang yang ekstrim baik ekstrim kanan ataupun kiri, apalagi berbau radikal dan liberal sudah dipastikan itu bukan ulama aswaja. Oleh karena itu jika kita melihat akhlak dan perilaku para ulama aswaja mereka selalu bijaksana, moderat, dan selalu menhargai pendapat. Prinsip yang sejak dulu dipegang...